Surat Terbuka Untuk Hasto Wardoyo

Category: Ekonomi, Sosial 5,057 7
Sabtu, 4 April 2021 | Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Kabupaten Kulon Progo temukan ikan berformalin di Pasar Bendungan dan Pasar Glaeng.
Sabtu, 15 Mei 2021 | Kasus penularan covid-19 di klaster Sangon Kecamatan Kokap, Kulon Progo, mencapai lebih dari 107 orang
Sabtu, 15 Mei 2021 | Kunjungan wisatawan di Pantai Glagah, Temon, melonjak hingga 1000 lebih pada Sabtu akhir pekan ini.
Sabtu, 15 Mei 2021 | Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melakukan uji coba pembelajaran tatap muka setelah Lebaran 2021
Sabtu, 15 Mei 2021 | Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Wates mengadakan kunjungan virtual Lebaran bagi warga binaan pemasyarakatan menggunakan 6 komputer.
Sabtu, 15 Mei 2021 | Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Badan Otorita Borobudur (BOB) sebagai wujud sinergi pengembangan wisata.
Sabtu, 15 Mei 2021 | Program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Kulon Progo mencapai 26,9% atau sebanyak 28.333 warga dari total 105.298 sasaran pada gelombang pertama.


Surat ini untuk Hasto Wardoyo sebagai Bupati Kulon Progo.. Banyak yang mengidolakn Bapak sejak pertama Bapak kampanye dengan akronim SEHAT waktu itu. Sedulur Hasto Tedjo. Tagline yang gampang diingat, komunikatif, cerdas sekaligus dalem. Sedalem cinta admin brewok pada perempuan Sentolo.

Saya yakin tagline ini tidak lahir dari orang biasa. Kami percaya bahwa dengan memilih seorang Hasto Wardoyo waktu itu, Kulon Progo akan berubah. Kulon Progo sekarang memang berubah, cukup drastis.

Perkenalkan Pak. Suatu kali seorang perempuan berjuang demi melahirkan seorang anak. Proses itu menasbihkan saya menjadi warga asli Kulon Progo. Karena lahir dan besar di tanah Kulon Progo, saya sedikit banyak tau perkembangan Kulon Progo dari tahun ke tahun.

Hasto Wardoyo

Izinkan saya mewakili para pencoblos Bapak pada pilkada 4 tahun lalu. Sekaligus mewakili rombongan jomblo yang kebingungan menentukan masa depan. Begini Pak, kami hendak mengusulkan sekaligus protes, karena bingung kemana harus melangkah. Lho kok melangkah?

Begini Pak, ketika kami yang jomblo ini kelelahan dengan derita pencarian pasangan hidup, kami masih harus mendengar sengkarut proses pembangunan pabrik pasir besi, bertele-telenya pembangunan Pelabuhan Tanjung Adikarta dan Bandara Kulon Progo.

Sebenarnya apa yang terjadi pada proses pembangunan itu? Bayangkan saja Pak Hasto Wardoyo, di saat kawan kami silih berganti rabi kemudian punya anak, kami harus ngampet pengen nikah karena status jomblo kami. Kemudianย belum selesai disitu. Saat kami buka akun media sosial selalu muncul debat berkepanjangan soal pabrik pasir besi, Pelabuhan Tanjung Adikarta dan Bandara Kulon Progo.

Tidak ada konfirmasi dari pemerintah kabupaten soal apa permasalahan yang terjadi disana. Kami ingin tau Pak. Yang sering muncul hanya berita soal demo, pasang ini, ukur ini, janji dibangun tahun depan, yang lagi-lagi tidak memuaskan kami. Setelah berita kami cek ke bawah di kolom komentar, selalu muncul pro kontra yang ujung-ujungnya mau saling tonyo.

Lho di alam demokrasi sah-sah saja ada pro dan kontra. Mungkin pernyataan ini muncul di benak Bapak. Gini lho Pak, kami rasa ada benih perpecahan yang rentan membesar jika tidak ada klarifikasi dari pemerintah untuk menenangkan masyarakat.

Pak Hasto Wardoyo yang baik. Tidak inginkah Bapak mengundang wartawan kemudian memberi klarifikasi tentang ketiga proyek itu. Yah setidaknya bandara dulu Pak. Tema yang menyedot perhatian hampir seluruh masyarakat Kulon Progo. Bukan saja warga Kulon Progo yang kesedot, tetapi juga memaksa Lembaga Bantuan Hukum turun tangan membantu persoalan di pesisir selatan Kulon Progo.

Di saat yang sama, Bapak bisa jelaskan apa yang harus kami siapkan kaitannya dengan pembangunan Kulon Progo tahun-tahun mendatang. Pak, tolong permudah hidup kami yang jomblo ini agar memiliki gambaran jelas bagaimana Kulon Progo di masa yang akan datang. Misalnya perubahan konkret setelah difungsikannya bandara.

Pada posisi ini kami tidak berada pada pihak pro ataupun kontra bandara. Kami ingin ancang-ancang untuk menyesuaikan diri. Jadi atau tidak bandara dibangun sebenarnya tidak terlalu mengkhawatirkan kami. Yang kami takutkan ketika bandara itu betul dibangun, tidak ada persiapan yang baik dalam diri kami masyarakat Kulon Progo.

Penjelasan yang mendetail, konkret dan visioner terkait grand design mega proyek, dampak positif negatif dari berbagai aspek, pemetaan wilayah strategis, denah jalan program bedah Menoreh, produk wirausaha potensial dan penjelasan mengenai penyaluran sumber daya manusia Kulon Progo di masa yang akan datang kami yakin bisa meminimalisir perdebatan di tengah masyarakat.

Kami rasa rencana jangka panjang terkait efek dibangunnya bandara ini masih blur. Mendiskusikan sesuatu yang blur rasanya kok gak produktif dan cenderung membuat situasi memanas. Penjelasan yang mendetail, konkret dan visioner dari Bapak bisa membuat diskusi menjadi lebih slow. Kan enak Pak. Syukur-syukur ada yang datang bawa kopi sama bakmi godog Pak Bingin.

Pak Hasto Wardoyo yang kami banggakan. Bandara mungkin saja bisa mendongkrak perekonomian Kulonprogo. Baru tahun-tahun ini sektor wirausaha di Kulon Progo merangkak naik. Itupun baru sebatas usaha kecil menengah. Disadari atau tidak warga Kulon Progo memang susah diajak berwirausaha. Bukankah wirausaha ini yang nanti bakal jadi sektor andalan ketika bandara benar-benar ada? Di sisi lain masih ada anggapan kalau nggak kerja kantoran kok minder. Diakui atau tidak, anggapan ini sungguh-sungguh terjadi.

Lantas jika janji Pak Jusuf Kalla saat kunjungan kemarin bisa dibuktikan, bandara Kulon Progo akan difungsikan tahun 2019. Lha yuk kami mau ngapain di tahun itu, lha wong kemampuan warga secara umum masih usaha kecil menengah? Mengingat nanti pasti akan banyak pemodal dari luar Kulon Progo yang masuk. Apa yang bisa kami perbuat untuk mengantisipasi itu? Dampingi kami Pak agar tidak meraba-raba lagi.

Bapak bisa membuat banyak program revolusioner seperti penghapusan kelas di RSUD Wates, penghapusan iklan tembakau, program bedah rumah dan berbagai program serta infrastruktur lain yang konon begitu aduhai. Apakah sulit menyusun petunjuk atau arahan dalam rangka menyambut Kulon Progo di masa yang akan datang?ย 

Hasto WardoyoSebagai contoh. Kurikulum 2013 dilaunching saat Menteri Pendidikan masih dijabat Pak M. Nuh. Sampai sekarang di masa kepemimpinan Pak Anies Baswedan, para guru masih ditatar mengenai bagaimana teknis dan tujuan kurikulum ini. Seharusnya seperti ini sosialisasi konsep bandara. Disosialisasikan terus menerus dampak positif negatifnya.

Dengan dana khusus seizin DPRD Kulon Progo, tarohlah diberi nama Dana Khusus Persiapan Mega Proyek, bisa saja Bapak adakan seminar, workshop, atau talkshow terkait persiapan menyambut masa depan Kulonprogo. Undang orang-orang yang kompeten.

Adakan terus menerus Pak, supaya nyantel di kepala kami. Bisa juga bikin buku, e-book atau strategi apapun yang bisa kami akses dengan mudah dan murah. Agar kami tau gambaran detail visi Kulon Progo beberapa tahun ke depan. Jujur saat ini kami masih blank.

Ini cuma perkara kemauan kok. Soal dana yang biasanya jadi alasan klasik saya yakin bisa diakali. Bikin satu bundel bersama staf ahli Bapak kemudian konsultasikan dengan para pakar. Setelah itu biarkan kami download untuk kami obrolkan di gardu dusun kami masing-masing. Simpan cetaknya di perpustakaan sekolah, perpustakaan instansi dan perpustakaan lain di penjuru Kulon Progo. Murah meriah.

Setelahnya percayakan kami Pak, meskipun jomblo dan kadang kesepian, kami janji turun tangan membangun Kulon Progo. Seandainya memang dibuat, kami yakin elektabilitas Pak Hasto Wardoyo semakin tinggi muncit sampai kethip. Akhirnya nanti Bapak terpilih lagi di Pilkada 2017. Kalau terpilih lagi salam buat Jokowi Pak, kapan dolan Kulon Progo? (foto: www.infopublik.id; www.kulonprogokab.go.id)

Related Articles

7 thoughts on “Surat Terbuka Untuk Hasto Wardoyo

  1. Fauziqbal

    wuihhh, mojokdotco banget iki ๐Ÿ˜€ tapi ati2 lho mas, iso akeh sik gagal paham. gawe meneh sik luwih satir yaa..

    Reply
  2. markinong

    Nah artikel yang sangat menarik dan cerdas ini lik. asik banget, cuma saran dikit lik untuk disampaikan ke mas developernya, mbok fontnya dibikin agak lebih besar, atau mungkin ganti font yang lebih mudah untuk dibaca, dan warnanya biar lebih nyaman bacanya.

    Terus maju untuk watespahpoh…pionir akun sosmed Kulon Progo
    Matur nuwun ๐Ÿ™‚

    Reply
    1. Admin

      Hehehe maturnuwun mas andri, aku tanpamu butiran debu pokoke. Tengkyu masukannya ya mas. Sugeng ndalu. Gusti mberkahi ๐Ÿ™‚

      Reply

Tulis komentar Anda. Isi komentar menjadi tanggung jawab pribadi.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Halo, Kulon Progo!

Masyarakat Kulon Progo, penyakit virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang baru-baru ini ditemukan di China. Orang yang tertular COVID-19 yang mengalami gejala ringan akan pulih tanpa penanganan khusus. Namun diperlukan penanganan medis yang lebih serius untuk gejala sedang dan berat.

Virus yang menyebabkan COVID-19 terutama ditransmisikan melalui droplet (percikan air liur) yang dihasilkan saat orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau mengembuskan nafas. Droplet ini terlalu berat dan tidak bisa bertahan di udara, sehingga dengan cepat jatuh dan menempel pada lantai atau permukaan lainnya.

Anda dapat tertular saat menghirup udara yang mengandung virus jika Anda berada terlalu dekat dengan orang yang sudah terinfeksi COVID-19. Anda juga dapat tertular jika menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi lalu menyentuh mata, hidung, atau mulut Anda.

Sampai saat ini, belum ada obat khusus yang disarankan untuk mencegah atau mengobati penyakit yang disebabkan virus corona baru (COVID-19). Mereka yang terinfeksi virus harus menerima perawatan yang tepat untuk meredakan dan mengobati gejala, dan mereka yang sakit serius harus dibawa ke rumah sakit.

Seperti penyakit pernapasan lainnya, COVID-19 dapat menyebabkan gejala ringan termasuk pilek, sakit tenggorokan, batuk, dan demam. Sekitar 80% kasus dapat pulih tanpa perlu perawatan khusus. Tapi bagi sebagian orang yang berisiko tinggi (kelompok lanjut usia dan orang dengan masalah kesehatan menahun, seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau diabetes), virus corona dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, bahkan menyebabkan kematian. Kebanyakan korban berasal dari kelompok berisiko itu.

Jika memiliki gejala seperti pilek, sakit tenggorokan, batuk, badan lelah, demam dan kehilangan indera penciuman atau pengecap, dihimbau untuk isolasi mandiri di rumah, RS Darurat, RS, maupun RS rujukan untuk pasien COVID-19. Isolasi diri (baik secara mandiri di rumah atau di klinik, puskesmas, dan rumah sakit) minimal 10 hari sejak munculnya gejala ditambah 3 hari. Ditambah dengan kepastian bahwa gejala yang semula muncul sudah benar-benar hilang.

Masyarakat Kulon Progo, Anda dihimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan berkumpul dengan banyak orang. Diwajibkan untuk mengenakan masker, menghindari tempat-tempat dengan risiko penularan tinggi, istirahat yang cukup, rutin berolahraga, dan mengonsumsi makanan serta minuman yang sehat.

Jika sangat mendesak atau diperlukan menggelar acara dengan jumlah orang yang banyak, pastikan protokol kesehatan dilaksanakan dengan disiplin, dan laporkan penyelenggaraan kegiatan tersebut kepada satgas COVID-19 setempat.

Update Perkembangan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Kulon Progo: Klik Di Sini.