“The Falcon” Karya Queen Lekha Choppers, Kerja Keras Menatap Dunia

  • The Falcon Motor Chopper berbasis mesin S&S Knucklehead KN 74 berpartisipasi dalam program KUSTOMFEST – Indonesian Attack 2018 dalam ajang 27th Annual Yokohama Hot Rod Custom Show 2018.
  • Sejak tahun 2009 Queen Lekha Choppers berkomitmen untuk menginpirasi generasi muda Indonesia dan menularkan semangat untuk menghasilkan karya terbaik .

Yogyakarta – Setelah sukses berpartisipasi dalam gelaran 26th Annual Yokohama Hot Rod Custom Show 2017 dengan meraih penghargaan Free Kustom Cycles Mooneyes Spain Award, Hal tersebut tidak membuat workshop Queen Lekha Choppers berpuas diri. Setahun berselang mereka kembali mempersiapkan amunisi baru untuk menatap gelaran kustom dunia ajang 27th Annual Yokohama Hot Rod Custom Show 2018 di Yokohama Jepang, awal Desember mendatang.

Mengusung karya terbaru “The Falcon”, motor kustom bergenre old skool chopper berbasis mesin S&S Knucklehead KN 74 dengan tema besar Native American, Punggawa Queen Lekha Choppers Muhammad Perdana Agung Satria yang akrab disapa dengan Yayak LEKHA mengungkapkan “Kami sangat menyukai pattern dan motif dari suku Indian. Selain itu inspirasi semangat dan etos kerja suku asli amerika tersebut memacu kami untuk terus berproses   dan kemudian mencoba untuk menuangkan berbagai latar inspirasi tersebut dalam karya ini, pada akhirnya “The Falcon” adalah representasi kerja keras kami selama berada didalam industri kustom kulture tanah air ”.

Proses pengerjaan The Falcon memakan waktu kurang lebih tiga bulan, karya ini benar-benar dipersiapkan secara khusus untuk merebut perhatian dunia. Konsep yang kuat direfleksikan dalam setiap detail motor, selain itu aspek estetika dan teknikal tak luput dari tangan dingin Queen Lekha Choppers. Artis painting ternama Danny Hacka diberikan kepercayaan untuk menuntaskan pengecatan dengan pattern dan motif suku Indian. untuk menyempurnakan detail , Sweda, pakar kriya logam dan perak menorehkan karya beberapa part dari The Falcon secara handmade.

“Setiap aspek pada motor ini menampilkan simbol dan filosofi suku Indian, kalau kita perhatikan desain tangki merupakan perwujudan tenda pemukiman suku Indian, Sektor exhaust yang merupakan simbol anak panah, dan tentunya karena ini merupakan sebuah karya motor kami berpikir keras untuk menuntaskan aspek estetika teknikal yang sesuai dengan filosofi karya Queen Lekha Choppers” ungkap Yayak Lekha menambahkan.

Dalam gelaran KUSTOMFEST 2018 – Color of Difference awal Oktober lalu, motor ini didisplay secara khusus untuk memohon doa restu dari masyarakat dan khalayak pegiat kustom kulture supaya “The Falcon mampu menuntaskan misinya untuk dikenal luas dunia. Hal tersebut terbukti dengan decak kagum dari tamu internasional yang tak sabar menanti kiprah The Falcon di Jepang nanti.

“The Falcon termasuk dalam 8 motor karya builder Indonesia yang akan berpartisipasi dalam program KUSTOMFEST – Indonesian Attack 2018 dalam ajang 27th Annual Yokohama Hot Rod Custom Show 2018. Saya berharap apa yang kami lakukan ini mampu menginspirasi dan menebar semangat positif perkembangan kustom kulture Indonesia. Tak lupa kami ucapkan terima kasih atas dukungan dari Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia yang mendukung proses kretaif yang dilakukan oleh kustom bike builders seperti kami” pungkas Yaya Lekha.