Pasar Keroncong Kotagede 2018: Bersatu Kita Keroncong


Pasar Keroncong Kotagede tahun ini hadir di tengah situasi politik yangmakin hari semakin menghangat. Dimana, saat ini merupakan masa-masa tahun politik menjelang Pemilu (Legislatif dan Presiden) 2019,yang sudah barang tentu menghangat pula di masyarakat dengan segala perbedaan pilihan dan dinamika politik diantara mereka.

Nah, Pasar Keroncong Kotagede 2018 yang akan berlangsung pada Sabtu (15/12/2018), di Seputaran Pasar Kotagede, ini mengambil peran, bahwa dalam segala situasi politik saat ini tak memengaruhidalam hubungan bermasyarakat. Karena itulah, ‘Bersatu Kita Keroncong’ menjadi tagline gelaran PKK tahun ini.

“Kami hanya ingin membuktikan, bahwa apa yang terjadi dalam kondisi dinamika perbedaan politik saat ini, tak memengaruhi hubungan para penggerak Pasar Keroncong Kotagede. Di dalam kepanitiaan ini taksatupun yang berbicara soal politik. Kami guyub rukun di tengah segalasituasi tersebut untuk tetap berkreasi di Pasar Keroncong Kotagede ini,”ucap salah satu Penggagas Pasar Keroncong Kotagede, M Natsir.

Pria yang akrab disapa Dabey ini menjelaskan, Pasar Keroncong Kotagede tetap menjadi wadah komunikasi dalam berkehidupan di masyarakat, khususnya Kotagede. Artinya, jelas Natsir, Pasar Keroncong Kotagede bukanlah sekadar sebuah pertunjukan ataupun tontonan musik keroncong belaka. Lebih jauh, Natsir menyebut, bahwa gelaranPasar Keroncong Kotagede ini memiliki pesan nilai-nilai, diantaranyabagaimana upaya mengenalkan adab bermusik keroncong kepada anak-anak, juga generasi muda.

Ketua Pasar Keroncong Kotagede 2018, M Alfan Farhan menjelaskan,Pasar Keroncong hanyalah sebuah sarana membangun kreasimasyarakat muda di Kotagede. Sambil belajar mengenal musik keroncong, diharapkan akan tumbuh kecintaan pada musik keroncong, dimana di Kotagede banyak master-master keroncong yang telah mendunia.

Sebut saja, master keroncong Subarjo HS, yang berungkali menyabet penghargaan sebagai penyanyi keroncong tingkat nasional. Selain itu, menurut Alfan, even Pasar Keroncong Kotagede ini diantaranya sebagai pintu bagi masyarakat luas untuk mengenal lagi Kotagede sebagai kota yang menyimpan berjuta cerita berkehidupan masyarakat yang khas, baik sejarah maupun masa kini, karena menjadi kawasan heritage budaya sebagai peninggalan pusat peradaban masa Kerajaan Mataram.

“Banyak yang bisa dilihat dan dirasakan orang ketika datang ke Kotagede. Kami hanya membuka pintu melalui even Pasar Keroncong,agar orang datang ke Kotagede bisa melihat langsung beberapa peninggalan sejarah Mataram, rumah-rumah tradisional dengan kehidupan masyarakat yang khas. Termasuk, soal makanan khas Kotagede yang bisa dilihat secara langsung pengunjung, misalnya pembuatan roti kembang waru, kipo, yangko, ketika menyusuri kampung-kampung Kotagede,” jelas Alfan.

Karena itu, Alfan berharap, Pasar Keroncong Kotagede ini bisa menarikorang-orang datang ke Kotagede sebelum perhelatan musik keroncong.Sekali lagi, Pasar Keroncong hanyalah diantara pintu bagi pengunjunguntuk mengenal kawasan wisata dan kekhasan budaya di Kotagede.

Tak beda perhelatan PKK tahun-tahun sebelumnya, ada tiga panggungyang akan menjadi tempat penampilan sejumlah orkes keroncong.Yakni, Panggung Loring Pasar Kotagede, Panggung Sopingen, danPanggung Kajengan di kampung Trunojayan.

Sejumlah musisi dan penyanyi keroncong, juga kelompok musik keroncong akan tampil di PKK tahun ini, di antaranya Kos Atos (Malang), Orkes Pecas Ndahe (Solo), SD Muhammadiyah Kleco feat Subarjo HS,Kroncong Agawe Santosa, OK Dewa Dewi, OK Kidung Etnosia, Violet Keroncong (UNY), OK Sorlem, OK Sinar Nada, OK Jenak Semanak, OK Depasko, OK Pelipur Lara, dan Komunitas Keroncong Nusantara.

“Selain itu, kami juga menyediakan areal kuliner jajanan tradisional selama acara berlangsung di Wetan Kanthil, areal penghubung venue Panggung Kajengan ke Panggung Sopingen, juga Panggung LoringPasar. Kuliner tradisional ini dikelola masyarakat setempat, termasuk pembuatan seluruh venue melibatkan masyarakat Kotagede,” terangnya.

Selamat datang ke Kotagede, selamat menikmati sajian orkes keroncong di Pasar Keroncong Kotagede 2018. Selamat menikmati eksotisme Kotagede sebagai Kota Kawasan Heritage Budaya.